Sang Penyeru (Senandika 30 Hari September 2020)

 

6 - ari3yanto.com

 

Aku masih terjaga dalam syahdu malam menjelang pagi, diluar sana rembulan tanpa malu menampakkan elok parasnya diantara naungan awan hitam berarak.

Pukul 04.20 tidak terasa sudah waktu berlalu, tidak akan melambat sedetikpun, seperti tumbuhnya pohon usia kita yang akan selalu bertumbuh kuat dan besar hingga akhirnya nanti menjadi kering dan mati.

Lamat terdengar suara penyeru-Mu memanggil umatnya untuk segera mengadu, walau terkadang diri ini penuh keburukan tetapi aku yakin Engkau Maha Tahu ijinkan aku menghadap-Mu.

Tegal, 6 September 2020

Leave a Comment