Rindu (Senandika 30 Hari September 2020)

 

11 - ari3yanto.com

 

Ah, rasa itu selalu datang tiba-tiba, tanpa diundang dan tanpa disapa. Seperti angin semilir yang datang tanpa aku minta dan tidak pernah hadir saat aku berharap.

Rindu, selalu saja rindu sangat mengasyikkan untuk menjadi buah bibir, karenanya aku atau bahkan setiap mahluk di muka bumi ini menjadi setengah gila, menjadi suka berpuisi dan bahkan tiba-tiba menetes air mata seperti sebuah mata air sungai yang akhirnya menjadi telaga.

Apalagi rasa rindu kepada Sang Pencipta terasa sesak menggebrak setiap jengkal rusuk dan meledakkan semua yang ada di dalamnya. Oh rindu, aku tak bisa menahan mu walau aku ingin sekali membuang mu di pinggir pasar agar bertemu dengan tuan mu yang lain.

Tegal, 11 September 2020

Leave a Comment