| Home / Kuliner / Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat: Mana yang Lebih Baik?

Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat: Mana yang Lebih Baik?

Photo of author
Written By Arief Tri

Seorang blogger, penulis buku dan freelance digital marketing. Silahkan hubungi Saya jika ingin bekerja sama dalam hal penulisan.

Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat

Pesan makanan online vs makan di tempat, mana yang lebih baik? Apakah Anda termasuk orang yang sering memesan makanan online? Jika ya, mungkin Anda pernah merasakan kenaikan biaya yang cukup signifikan akhir-akhir ini. Biaya pesan makanan online makin mahal karena berbagai faktor, seperti kenaikan harga bahan baku, bensin, dan tarif pengiriman. Selain itu, ada juga biaya tambahan yang dikenakan oleh platform pesan makanan online, seperti biaya layanan, pajak, dan ongkos kirim.

Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat

 

Bagaimana dampaknya bagi Anda sebagai konsumen? Apakah Anda masih mau memesan makanan online dengan biaya yang makin mahal? Atau Anda lebih memilih untuk makan di tempat (dine-in) yang kembali dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat?

Mengapa Biaya Pesan Makanan Online Makin Mahal?

Ada beberapa alasan mengapa biaya pesan makanan online makin mahal, di antaranya adalah:

Kenaikan Harga Bahan Baku

Salah satu faktor utama yang menyebabkan biaya pesan makanan online makin mahal adalah kenaikan harga bahan baku. Bahan baku seperti daging, telur, sayur, dan bumbu mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi akibat pandemi Covid-19. Pandemi ini menyebabkan gangguan pada rantai pasokan, penurunan produksi, dan keterbatasan stok. Hal ini berdampak pada kenaikan harga bahan baku yang harus ditanggung oleh para pelaku usaha kuliner.

Kenaikan Harga Bensin

Faktor lain yang menyebabkan biaya pesan makanan online makin mahal adalah kenaikan harga bensin. Bensin merupakan salah satu komponen penting dalam biaya operasional pengiriman makanan online. Kenaikan harga bensin dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia, permintaan, dan suplai. Harga bensin ini tentu saja berpengaruh pada tarif pengiriman yang harus dibayar oleh konsumen.

Kenaikan Tarif Pengiriman

Faktor selanjutnya yang menyebabkan biaya pesan makanan online makin mahal adalah kenaikan tarif pengiriman. Tarif pengiriman merupakan biaya yang dikenakan oleh platform pesan makanan online kepada konsumen untuk mengantarkan pesanan mereka. Tarif pengiriman ini biasanya ditentukan oleh jarak, waktu, dan jenis pesanan. Kenaikan tarif pengiriman ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  1. Kenaikan permintaan pesan makanan online yang tidak seimbang dengan jumlah mitra pengiriman yang tersedia.
  2. Kenaikan biaya operasional mitra pengiriman, seperti bensin, perawatan kendaraan, dan asuransi.
  3. Kebijakan platform pesan makanan online yang menyesuaikan tarif pengiriman dengan kondisi pasar.

Biaya Tambahan

Faktor terakhir yang menyebabkan biaya pesan makanan online makin mahal adalah biaya tambahan. Biaya tambahan ini merupakan biaya yang dikenakan oleh platform pesan makanan online selain tarif pengiriman. Biaya tambahan ini meliputi:

  1. Biaya layanan, yaitu biaya yang dikenakan oleh platform pesan makanan online untuk menyediakan layanan mereka kepada konsumen dan mitra usaha. Biaya layanan ini biasanya berkisar antara 10% hingga 20% dari total pesanan.
  2. Pajak, yaitu biaya yang dikenakan oleh pemerintah atas transaksi pesan makanan online. Pajak ini biasanya berkisar antara 5% hingga 10% dari total pesanan.
  3. Ongkos kirim, biaya ini ditentukan berdasarkan jarak antara lokasi kirim dan lokasi penjual makanan.

Apa Keuntungan dan Kerugian Pesan Makanan Online?

Pesan makanan online memiliki beberapa keuntungan dan kerugian bagi konsumen, di antaranya adalah:

Keuntungan

  1. Praktis, yaitu konsumen tidak perlu keluar rumah, antri, atau menunggu lama untuk mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Konsumen hanya perlu memesan makanan online melalui aplikasi atau website, dan makanan akan diantarkan ke alamat yang dituju dalam waktu singkat.
  2. Bervariasi, yaitu konsumen dapat memilih makanan dari berbagai jenis, rasa, dan harga yang tersedia di platform pesan makanan online. Konsumen juga dapat mencoba makanan baru dari berbagai daerah yang mungkin tidak tersedia di sekitar mereka.
  3. Promo, yaitu konsumen dapat memanfaatkan berbagai promo yang ditawarkan oleh platform pesan makanan online, seperti diskon, cashback, voucher, atau gratis ongkir. Promo ini dapat membantu konsumen menghemat biaya pesan makanan online.

Kerugian

  1. Mahal, yaitu konsumen harus membayar biaya yang lebih tinggi untuk pesan makanan online dibandingkan dengan makan di tempat. Biaya ini meliputi biaya bahan baku, tarif pengiriman, biaya tambahan, dan pajak.
  2. Tidak segar, yaitu konsumen tidak dapat menjamin kualitas dan kesegaran makanan yang mereka pesan online. Makanan yang diantarkan mungkin sudah dingin, basi, atau tidak sesuai dengan pesanan. Hal ini dapat menurunkan kepuasan konsumen terhadap makanan yang mereka pesan online.
  3. Tidak sehat, yaitu konsumen tidak dapat mengetahui bahan, proses, dan kebersihan makanan yang mereka pesan online. Makanan yang diantarkan mungkin mengandung bahan-bahan yang tidak sehat, seperti pengawet, pewarna, atau MSG. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan konsumen yang mengonsumsi makanan yang mereka pesan online.

Apa Keuntungan dan Kerugian Makan di Tempat?

Makan di tempat (dine-in) memiliki beberapa keuntungan dan kerugian bagi konsumen, di antaranya adalah:

Keuntungan

  1. Murah, yaitu konsumen dapat membayar biaya yang lebih rendah untuk makan di tempat dibandingkan dengan pesan makanan online. Biaya ini hanya meliputi harga makanan dan minuman yang dipesan, tanpa biaya tambahan lainnya.
  2. Segar, yaitu konsumen dapat menikmati makanan yang masih hangat, segar, dan sesuai dengan pesanan. Konsumen juga dapat melihat langsung proses pembuatan makanan yang mereka pesan, dan meminta penyesuaian jika perlu.
  3. Sehat, yaitu konsumen dapat memilih makanan yang lebih sehat dari menu yang tersedia di tempat makan. Konsumen juga dapat mengetahui bahan, proses, dan kebersihan makanan yang mereka pesan, dan menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan yang tidak sehat.

Kerugian

  1. Ribet, yaitu konsumen harus keluar rumah, mencari tempat makan, antri, atau menunggu lama untuk mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Konsumen juga harus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
  2. Terbatas, yaitu konsumen hanya dapat memilih makanan dari tempat makan yang ada di sekitar mereka. Konsumen mungkin tidak dapat mencoba makanan baru dari berbagai daerah yang mungkin tidak tersedia di tempat makan tersebut.
  3. Tanpa promo, yaitu konsumen tidak dapat memanfaatkan promo yang ditawarkan oleh platform pesan makanan online, seperti diskon, cashback, voucher, atau gratis ongkir. Promo ini dapat membantu konsumen menghemat biaya pesan makanan online.

Bagaimana Cara Memilih Antara Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat?

Setelah mengetahui keuntungan dan kerugian pesan makanan online dan makan di tempat, bagaimana cara memilih antara keduanya? Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan:

  • Tentukan anggaran Anda. Jika Anda memiliki anggaran yang terbatas, mungkin Anda lebih baik makan di tempat yang lebih murah daripada pesan makanan online yang lebih mahal. Anda juga dapat membandingkan harga makanan yang Anda inginkan di berbagai platform pesan makanan online dan tempat makan, dan memilih yang paling sesuai dengan anggaran Anda.
  • Tentukan preferensi Anda. Jika Anda lebih suka makanan yang segar, sehat, dan sesuai dengan selera Anda, mungkin Anda lebih baik makan di tempat yang dapat memenuhi kebutuhan Anda.
  • Anda juga dapat memilih tempat makan yang memiliki suasana, pelayanan, dan fasilitas yang nyaman dan menyenangkan bagi Anda. Namun, jika Anda lebih suka makanan yang praktis, bervariasi, dan memiliki promo, mungkin Anda lebih baik pesan makanan online yang dapat memberikan keuntungan tersebut.
  • Tentukan situasi Anda. Jika Anda sedang sibuk, malas, atau tidak ingin keluar rumah, mungkin Anda lebih baik pesan makanan online yang dapat mengantarkan makanan ke alamat Anda.
  • Anda juga dapat memilih pesan makanan online jika Anda ingin mencoba makanan baru yang tidak tersedia di sekitar Anda. Namun, jika Anda sedang santai, ingin bersosialisasi, atau ingin menikmati suasana luar, mungkin Anda lebih baik makan di tempat yang dapat memberikan pengalaman tersebut.

Kesimpulan

Pesan makanan online vs makan di tempat adalah dua pilihan yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan makanan yang Anda inginkan. Keduanya memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya, kualitas, kesehatan, dan kepuasan. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan beberapa tips yang telah kami berikan untuk memilih antara pesan makanan online atau makan di tempat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Referensi,

https://bisnis.solopos.com/5-alasan-jasa-online-delivery-food-digemari-warga-salah-satunya-hemat-ongkos

Bagikan:

2 pemikiran pada “Pesan Makanan Online vs Makan di Tempat: Mana yang Lebih Baik?”

  1. Kadang kalau rame-rame sama temen si enak makan di tempat langsung, tapi kalau lagi sibuk dan gak sempat keluar ya order makanan online bisa jadi pilihan.

    Balas
  2. bener, dulu mending beli online daripada makan ditempat, selain praktis, harga juga lebih murah karena banyak diskonnya hihi, sekarang mikir2 kalau mau beli online karena jauh banget harganya, dan ongkir yang semakin mahal hahaha

    Balas

Tinggalkan komentar