Penulis (Senandika 30 Hari September 2020)

penulis-senandika

Segelas kopi dan lamunan kala dini hari, akun masih terpaku menyusun kata demi kata melalui gawaiku, tak harus aku memakai laptop atau komputer, begini saja aku sudah bahagia.

Menulis tak harus memiliki, menulis tak harus mempunyai, tetapi rasa ingin berbagi yang menggerakkan jari jemari, merangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat sedikit tetapi bermakna.

Tidak terasa fajar telah menyeruak, saatnya mandi dan melanjutkan aktivitas lagi.

Tegal, 24 September 2020

Leave a Comment