Hidup Mengalir Seperti Air

Setujukah anda dengan prinsip mengalir seperti air?

Bicara tentang hidup, pasti tak luput dari tujuan dan harapan akhir manusia yakni merasakan kebahagiaan dan ketenangan. Nah, dalam mencapai tujuan itu, setiap orang punya caranya sendiri-sendiri. . Satu di antaranya menjalani kehidupan dengan berprinsip ‘hidup mengalir seperti air’?

.

Pertanyaannya, setujukah Anda dengan prinsip tersebut?

.

Apapun jawaban Anda, semua keputusan kembali ke diri sendiri. Namun, jika berkenan coba renungkan sejenak prinsip tersebut.

.

Hidup mengalir seperti air jika didengar terasa pasrah dan menafikkan ikhtiar. selain itu, coba kenali kembali sifat air. Bukankah air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah?

.

Bukankah air yang mengalir dihalangi bebatuan berkali-kali, namun tak mampu mengambil hikmahnya dan terus mengikuti arus.

.

Dengan kata lain, agak sulit untuk maju, jika hidup bak air mengalir. Hidup hanya sekadar hidup, tanpa rencana dan arah yang jelas.

.

Umumnya, orang melontarkan kalimat ini ketika merasa lelah dan ingin menyerah pada keadaan. Prinsip ini juga bentuk pembenaran terhadap diri sendiri, yang akhirnya justru membawa pada hal-hal yang tidak diinginkan.

.

So, alangkah baiknya Anda pertimbangkan kembali jika mengambil prinsip hidup ini. Seringkali orang menyalahkan keadaan, mudah galau, dan senang berkeluh-kesah. Tinggalkan semua itu dan tetap berpikir positif serta produktif.

.

Bagaimana caranya?

.

Banyak yang bisa dilakukan, mulai dari berkumpul dengan orang-orang yang positif dan produktif, membaca buku, hingga mengikuti pelatihan atau seminar motivasi.

.

Setiap orang punya potensi dan kesempatan untuk mewujudkan harapan dan impian. Kuncinya ialah tetap berusaha dan tahu kuncinya.

.

Semoga bermanfaat! .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *