| Home / fiksi mini horor / Mengenal Raden Bei Aria Wirjaatmadja

Mengenal Raden Bei Aria Wirjaatmadja

Photo of author
Written By Arief Tri

Seorang blogger, penulis buku dan freelance digital marketing. Silahkan hubungi Saya jika ingin bekerja sama dalam hal penulisan.

ari3yanto.com – Raden Bei Aria Wirjaatmadja adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Beliau adalah pendiri Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang merupakan salah satu bank milik pemerintah terbesar di Indonesia saat ini. BRI memiliki fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu agen pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional.

mengenal-raden-bei-aria-wirjaatmadja

Siapa Raden Bei Aria Wirjaatmadja?

Raden Bei Aria Wirjaatmadja mempunyai perannya dalam membentuk BRI, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui:

Raden Bei Aria Wirjaatmadja lahir pada Agustus 1831 di Adireja, ibukota daerah Kabupaten Banyumas. Beliau berasal dari kalangan priyayi atau bangsawan Jawa. Pada usia 21 tahun, beliau sudah bekerja sebagai juru tulis kontrolir Belanda di Banjarnegara. Jabatan dan karirnya terus meningkat hingga menjadi Patih Purwokerto pada tahun 1879. R. Aria Wijaatmadja memegang jabatan ini hingga Beliau pensiun pada tahun 1907.

Raden Bei Aria Wirjaatmadja terinspirasi untuk mendirikan sebuah lembaga keuangan yang bisa membantu sesama pribumi yang sering jadi korban rentenir. Keputusan ini dipicu oleh sebuah pesta khitan guru yang dibiayai dengan utang kepada rentenir yang memberikan bunga tinggi. Selanjutnya, dia menggunakan dana kas masjid yang dikelolanya untuk memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan bunga rendah dan syarat mudah.

Bank Rakyat Pertama di Indonesia

Pada tanggal 16 Desember 1895, Raden Bei Aria Wirjaatmadja secara resmi mendirikan Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto dengan nama Belanda De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden. Bank ini merupakan bank perekonomian rakyat pertama di Indonesia, yang kemudian menjadi dasar berdirinya BRI. Kantor bank ini terletak di Purwokerto, dan bangunannya masih berdiri di kompleks Museum BRI.

Bank yang didirikan oleh R Aria Wirjaatmadja mengalami beberapa kali perubahan nama dan status seiring dengan perkembangan zaman dan situasi politik. Saat masa penjajahan Jepang, bank ini berganti nama menjadi Syomin Ginko. Ketika Indonesia merdeka, bank ini ditetapkan sebagai bank pemerintah pertama berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 1946. Di masa Orde Baru, bank ini diintegrasikan ke dalam Bank Negara Indonesia Unit II. Pada tahun 1968, bank ini kemudian kembali berdiri sendiri dengan nama Bank Rakyat Indonesia (BRI).

BRI terus berkembang dan bertransformasi menjadi bank yang modern dan profesional. Tahun 1992, BRI berubah status menjadi perseroan terbatas, dan menjual 30% sahamnya kepada publik. Lalu, tahun 2003, BRI mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (kini Bursa Efek Indonesia). Di 2019, BRI menjadi bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset, laba, dan kapitalisasi pasar. BRI juga menjadi bank dengan jaringan terluas di Indonesia, dengan lebih dari 10 ribu kantor cabang dan 120 ribu agen BRILink.

Kesimpulan

Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa Raden Bei Aria Wirjaatmadja telah berperan penting dalam membangun BRI menjadi bank rakyat yang melayani dengan tulus. Peran BRI dalam membentuk BRI tidak hanya berdampak pada perkembangan perbankan Indonesia, tetapi juga pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya UMKM. Oleh karena itu, mengenal Raden Bei Aria Wirjaatmadja dan perannya dalam membentuk BRI adalah hal yang penting dan bermanfaat bagi kita semua.

Bagikan:

Satu pemikiran pada “Mengenal Raden Bei Aria Wirjaatmadja”

  1. Waah, makasih lho pak… Udah membuat tulisan tokoh-tokoh yang mungkin jarang diketahui publik. Ini sangat bermanfaat buat millenial dan genZ niih. Termasuk aku yang sebelumnya gak familiar sama tokoh dibalik kemunculan BRI yang kini menjamur dimana-mana.

    Balas

Tinggalkan komentar