Google Deindex: Arti, Penyebab dan Solusinya

Google Deindex

Setelah diartikel sebelumnya membahas tentang Google Indexing, kini Kita akan belajar tentang deindex. Google deindex adalah kondisi dimana halaman web atau situs web Anda dihapus dari indeks Google, sehingga tidak muncul lagi di hasil pencarian Google. Deindex ini dapat berdampak negatif pada visibilitas dan trafik situs web Anda, serta reputasi dan pendapatan Anda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui arti, penyebab, dan solusi Google deindex.

google deindex

Arti Google Deindex

Deindex adalah kebalikan dari indexing. Google indexing adalah proses dimana Google menemukan, memindai, dan menyimpan halaman web di database-nya, sehingga dapat ditampilkan di hasil pencarian Google. Deindex Google adalah proses dimana Google menghapus halaman web dari database-nya, sehingga tidak dapat ditampilkan di hasil pencarian Google.

Deindex Google dapat terjadi pada satu halaman web tertentu, atau seluruh situs web Anda. Google deindex dapat bersifat sementara atau permanen, tergantung pada alasan dan cara Google melakukan deindex. Google deindex dapat dilakukan oleh Google secara otomatis, atau oleh Anda sendiri secara manual.

Penyebab Google Deindex

Ada beberapa alasan mengapa Google dapat melakukan deindex pada halaman web atau situs web Anda, seperti:

  1. Pelanggaran kebijakan Google. Google memiliki beberapa kebijakan dan pedoman yang harus diikuti oleh pemilik situs web, seperti Google Webmaster Guidelines, Google Quality Guidelines, dan Google Ads Policies. Jika Anda melanggar kebijakan Google, misalnya dengan melakukan spam, plagiat, pengalihan, konten berbahaya, atau konten ilegal, Google dapat menghapus halaman web atau situs web Anda dari indeksnya sebagai hukuman.
  2. Masalah teknis. Google bisa melakukan deindex pada halaman web atau situs web Anda karena adanya masalah teknis, seperti error, malware, blokir, atau kesalahan konfigurasi. Misalnya, jika halaman web Anda mengalami error 404 (not found), Google dapat menganggap halaman tersebut tidak ada dan menghapusnya dari indeksnya. Jika situs web Anda terinfeksi malware, Google dapat menganggap situs tersebut berbahaya dan menghapusnya dari indeksnya. Jika Anda secara tidak sengaja menambahkan tag noindex, robots.txt, atau meta robots di halaman web atau situs web Anda, Google dapat mengikuti instruksi tersebut dan menghapus halaman atau situs tersebut dari indeksnya.
  3. Permintaan manual. Google dapat melakukan deindex pada halaman web atau situs web Anda karena adanya permintaan manual dari Anda sendiri atau pihak lain. Misalnya, jika Anda ingin menghapus halaman web atau situs web Anda dari indeks Google karena alasan pribadi, Anda dapat menggunakan fitur Removals di Google Search Console. Jika Anda ingin menghapus halaman web atau situs web milik orang lain dari indeks Google karena alasan hukum, Anda dapat menggunakan fitur Legal Removal Requests di Google Support.

Solusi Deindex Google

Jika halaman web atau situs web Anda mengalami deindex Google , ada beberapa solusi yang dapat Anda lakukan, seperti:

  1. Memperbaiki pelanggaran kebijakan Google. Jika deindex terjadi karena Anda melanggar kebijakan Google, Anda harus segera memperbaiki pelanggaran tersebut dan mengikuti kebijakan Google dengan baik. Misalnya, jika Anda melakukan spam, Anda harus menghapus konten spam tersebut dan membuat konten yang bermanfaat dan relevan. Jika Anda melakukan plagiat, Anda harus menghapus konten plagiat tersebut dan membuat konten yang orisinal dan unik. Setelah Anda memperbaiki pelanggaran kebijakan Google, Anda dapat mengajukan permohonan peninjauan ulang di Google Search Console, dan Google akan memeriksa kembali halaman web atau situs web Anda dan memutuskan apakah akan mengindeksnya kembali atau tidak.
  2. Memperbaiki masalah teknis. Jika mengalami deindex halaman web atau situs web Anda karena adanya masalah teknis, Anda harus segera memperbaiki masalah tersebut dan memastikan halaman web atau situs web Anda dapat diakses dan dimuat dengan baik. Misalnya, jika halaman web Anda mengalami error 404, Anda harus memperbaiki tautan yang rusak atau membuat halaman redirect yang sesuai. Jika situs web Anda terinfeksi malware, Anda harus membersihkan malware tersebut dan meningkatkan keamanan situs web Anda. Jika Anda secara tidak sengaja menambahkan tag noindex, robots.txt, atau meta robots, Anda harus menghapus atau mengubah tag tersebut sesuai dengan keinginan Anda. Setelah Anda memperbaiki masalah teknis, Anda dapat meminta Google untuk mengindeks kembali halaman web atau situs web Anda dengan menggunakan fitur URL Inspection atau Request Indexing di Google Search Console.
  3. Membatalkan permintaan manual. Jika deindex halaman web atau situs web Anda karena adanya permintaan manual dari Anda sendiri atau pihak lain, Anda dapat membatalkan permintaan tersebut jika Anda berubah pikiran atau menyelesaikan masalah yang ada. Misalnya, jika Anda ingin mengembalikan halaman web atau situs web Anda ke indeks Google setelah Anda menghapusnya dengan fitur Removals, Anda dapat menggunakan fitur Undo di Google Search Console. Jika Anda ingin mengembalikan halaman web atau situs web milik orang lain ke indeks Google setelah Anda menghapusnya dengan fitur Legal Removal Requests, Anda dapat menghubungi Google Support dan memberikan alasan yang valid.

Kesimpulan

Google deindex adalah kondisi dimana halaman web atau situs web Anda dihapus dari indeks Google, sehingga tidak muncul lagi di hasil pencarian Google. Deindex Google dapat berdampak negatif pada visibilitas dan trafik situs web Anda, serta reputasi dan pendapatan Anda. Bisa juga disebabkan oleh pelanggaran kebijakan Google, masalah teknis, atau permintaan manual. Dapat diatasi dengan memperbaiki pelanggaran kebijakan Google, memperbaiki masalah teknis, atau membatalkan permintaan manual.

Leave a Comment