Berpisah (Senandika 30 Hari September 2020)

berpisah-senandika

Malam yang mendadak bergejolak, hujan turun dengan derasnya dan dunia seakan memasuki masa kegelapan. Dua menit lagi menjelang pergantian dua alam, isak mu menyayat hati.

Sudahlah alam kita berbeda aku tidak akan bisa menemanimu sampai senja nanti tiba. Aku hanya mahluk comberan yang penuh dengan lumpur berbau. Kamu seorang peri khayangan dengan wangi melati di sekujur tubuhmu.

Dua kasta yang berbeda, dua dunia yang tidak akan bisa bersama, aku ingin berpisah sungguh tanpa beban akan ku biarkan kamu terbang menggapai nirwana yang megah penuh warna. Mudah memang mengajak berpisah tetapi tidak akan aku lupa kenangan yang pernah ada.

Tegal, 21 September 2020

Leave a Comment